»

Sunday, April 1, 2012

Ketika bicara Tanpa suara

Saat lidah kelu tanpa suara, kucapai helaian warkah kosong…kubiarkan pena menari rancak, melakar sebuah rahsia hati, mencurah secebis rasa yang terpendam di dalam jiwa, menyingkap kebuntuan yang terkunci di minda… biarlah tiada jawapan yang terbalas…,biarlah tiada siapa yang peduli… biarlah dunia menjauhi diri… kerna di sisiku ada Dia yang Maha Melindungi… Dia yang Maha Kekal…


Setelah hampir 4 tahun kita tidak bertemu, pertemuan kedua cukup memberikan aku sejuta kegembiraan.. terukir senyuman dikala diri aku disapa manis oleh kau yang bernama cinta. Cinta, kau masih seperti dahulu. cantik dimata aku, bukan hanya mimpi dalam lena. Terlalu aku menginginkan kembali saat-saat indah dahulu. Teringat tiap detik dan saat dikala kau berada didepan mata..Sayu hati ini ingin menangis..diam seribu bahasa disaat kau hampiri diri aku cinta, tiada daya aku untuk menegur kembali kau cinta! apa daya terpaksa aku telan semua yang telah berlaku. Sekelip mata aku hilang semuanya cinta! Aku rindu sangat saat kita berbicara dulu, saat suka duka, tawa hilai bersama, Tapi disaat kau didepan aku, hanya hati teman aku berbicara. Cukup indah untuk dikenangan, cukup pahit untuk ditelan. Saat semua bergembira, hanya hati temankan aku berduka sendiri.  maafkan aku cinta, bukan niat aku untuk menambah derita dihati, cuma diri ini masih lagi ingin kan kau kembali.
Cintaku Padamu UTUH TAK TERSENTUH.

    Ya Allah,
    Seandainya rindu ini suci maka terbitkanlah,
    Seandainya ukhuwah ini kudus maka panjangkanlah,
    Seandainya luka ini berhikmah maka biarlah,
    Seandainya ingatan ini berfaedah maka teruskanlah.
    Kudambakan keredhaanMu..
if raj!n komen la yer!!

0 comments:

Post a Comment